Merayakan Hari Kartini Bersama CMC School

21 April adalah hari penting bagi wanita di seluruh Indonesia. Hari itu adalah hari dimana setiap hak wanita diperjuangkan dan mendapatkan layaknya kesetaraan dengan pria Indonesia. Oleh karena itulah CMC School pun tidak ketinggalan merayakan Hari Kartini. Walau hanya di rumah saja, para guru CMC School tidak ketinggalan ide untuk membuat kegiatan dan lomba yang menarik untuk merayakan Hari Kartini. Kegiatan yang mereka lakukan sebelum tanggal 21 April 2021 adalah mengadakan lomba menghias gambar dari Ibu Kartini. Setiap anak dari berbagai kelas Playgroup dan Kindergarten diberikan sebuah gambar Ibu Kartini yang benar-benar polos tanpa ada warna. Kertas tersebut polos bukan untuk diwarnai menggunakan pensil warna, melainkan menggunakan bahan lainnya untuk diwarnai. Hal tersebut tentu menjadi tantangan bagi anak-anak CMC School untuk membuatnya. Ada beberapa anak yang menggunakan dedaunan,  ada yang menggunakan biji-bijian, dan ada yang menggunakan bunga untuk menghiasnya. Kegiatan ini sangat bisa membantu kreativitas setiap masing-masing anak. Hal ini dikarenakan ada banyaknya pilihan untuk menghias kertas tersebut. Lomba ini juga akan meningkatkan hubungan orangtua dengan anak dikarenakan sudah pasti lomba ini akan membutuhkan bantuan orangtua untuk membuatnya. Dimulai mencari bahan seperti berbagai jenis biji-bijian, kemudian menempelkan satu per satu di dalamnya serta dirapikan agar bagus hasilnya. Setelah menyelesaikannya, lomba pun diumumkan pada tanggal 21 April dan para guru juga mengadakan zoom bersama dengan anak-anak. Kegiatan ini dilakukan untuk mendekatkan guru dengan anak. Di dalam zoom ini juga dijelaskan tentang yang namanya seorang perjuangan wanita untuk mendapatkan hak yang sama dengan pria. Hal tersebut dijelaskan dengan sederhana agar setiap anak dapat memahami bahwa setiap manusia memiliki hak yang sama, memiliki kesempatan belajar yang sama seperti pria. Dikarenakan di masa era Ibu Kartini, beliau tidak diperbolehkan belajar dan bersekolah. Oleh karena itu semangat Ibu Kartini pun di ceritakan di saat zoom tersebut berlangsung dan anak-anak pun akhirnya memahami tentang hal tersebut.