Mengatasi Anak Yang Cenderung Cengeng

Anak yang masih berusia di bawah 6 tahun biasanya memiliki emosi yang kurang dapat kita tebak. Orangtua harus memahami kebiasaannya dalam meminta sesuatu. Berikut adalah tips untuk orangtua ketika memiliki anak yang sering cengeng:
  1. Memberi pelukan
Memberikan pelukan kepada anak akan memberikan kenyamanan kepada anak dan membuat anak akan mulai menghentikan tangisannya. Ini dikarenakan dengan memberikan kenyamanan akan membuat anak menjadi jauh lebih rileks atau lebih tenang. Pelukan dan rasa nyaman yang diberikan orangtua juga akan membuat anak lebih dekat kepada orangtuanya.
  1. Bertanya dan meminta penjelasan ada apa dengan anak
Setelah si kecil lebih tenang, Anda dapat meminta anak untuk menjelaskan apa yang terjadi, agar Anda dapat memahami alasan di balik tangisannya. Jika anak sudah mampu menjelaskan apa yang terjadi maka ia akan mampu untuk mengenal emosi dan perasaan yang ada dalam dirinya.
  1. Tidak melakukan reaksi yang berlebihan
Jika anak menangis di depan banyak orang, orangtua pasti akan panik dan terkadang tidak sedikit orangtua yang akan merespon dengan berlebihan. Seperti contoh memukul anak, memarahi anak dan membuat dia diam ataupun membelikan makanan yang enak yang diinginkan anak. Jika hal ini dilakukan anak akan dapat berpikir bahwa dengan menangis(cengeng) akan membuat orangtua menurut atau dapat perhatian dari orangtua.
  1. Memberikan pilihan
Apabila posisi anak tidak dapat apa yang ia inginkan,Anda dapat memberikannya pilihan. Semisalnya, Anda tidak ingin anak Anda memakan minuman dingin di malam hari, tetapi Anda mengijinkan untuk minum susu coklat hangat. Anda dapat mengatakan kepada anak, “Malam hari ini tidak ada minuman dingin tapi mama/papa punya susu. Mau yang rasa coklat atau rasa pisang?” Hal ini dapat membuat si kecil jadi berhenti merengek dan Anda dapat memberikan penjelasan kepada anak secara bertahap.
  1. Mengeluarkan emosi
Perlu diingat bahwa setiap anak memiliki karakter yang berbeda dan hal tersebut dapat memiliki penanganan yang berbeda. Apabila anak terus menangis, Anda dapat membuat anak melakukan aktivitas yang menyenangkan dan membantunya mengeluarkan emosi.